Silakan dibaca sambil menyanyikan dengan nada
Ingat Kamu-nya MaiaApakah ini, namanya kangen,
begitu membingungkan.
Aku kini, sedang kangen berat,
Ku tanyakan mengapa,
aku kok kangen,
kukangen dia,
semuanya jadi serba kangen.
Semua gak tau aku lagi kangen,sama dia di sana.
dia pun pasti tidaklah tahu
Ku tanyakan mengapa,
aku kok kangen,
kukangen dia,
semuanya jadi serba kangen.
Log in ke
WRM (ku ingat kamu)
Log in milis AB (ku ingat kamu)
Waktu lagi ngempi (ku ingat kamu)
Oh kangen, mengapa jadi kangen kamu.
Ku tunggu emailmu (tak kunjung datang)
Ku baca kabarmu (baru sembuh sakit)
Ku tunggu reply-mu (gak muncul-muncul)
Mbak Mamiek,
inikah bila ku sedang kangen kamu.
Apakah ini, namanya kangen,
sampai kukarang laguu (sebebas-bebasnya……) :))))
Event yang digagas Ibu ini merupakan kesempatan emas buat saya nih menyampaikan kangen pada seorang sahabat yang hampir setiap postingannya pasti saya baca. Cerita-ceritanya, terutama kisah keseharian bersama 3 orang anak yang spesial, sungguh menginspirasi saya. Mbak Mamiek, saya selalu bilang dalam hati “Mbak Mamiek bisa, saya juga harus bisa.” Saya selalu merasakan semangat di balik jalinan kata-kata dalam tulisan Mbak Mamiek. Salam kangen.
Foto: dari
SINI