Eureka Hasriswanti adalah anggota milis
We R Mommies Indonesia. Tulisan ini diikutsertakan pada lomba artikel parenting yang diselenggarakan dalam rangka HUT WRM Indonesia ke dua, February 2006. Penghargaan terbaik tiga berhasil direbutnya. Selamat!
*****
“Peran Serta WRM dalam Kehidupan Tumbuh Kembang Nadhif & Fathyo”
oleh Eureka Hasriswanti
Pada bulan Februari di tahun 2006 ini, tepatnya tanggal 20 Februari, genap 5 tahun aku mengarungi bahtera rumah tangga bersama suami tercinta, dan pada tahun ini pula milis WRM dimana aku bergabung menjadi membernya dengan setia berusia 2 tahun persisnya tanggal 3 Februari kemarin, selamat ulang tahun WRM tersayang.
Selama hampir dua tahun bergabung dengan milis WRM banyak artikel-artikel yang menjadi sumber pengetahuanku dalam mengarungi peran sebagai ibu dari 2 orang balita yang rasa ingin tahunya sangat besar maupun peran sebagai istri untuk kehidupan berumah tangga. Memang ada beberapa milis yang terkait dengan tumbuh kembang balita yang aku ikuti, tapi aku aktif hanya di milis WRM saja. Sepertinya dengan melempar atau bertanya satu topik ke milis, maka para mommies akan beramai-ramai untuk memberikan tanggapannya. Dan topik yang dibahas pun bermacam-macam, tentang anak, tentang rumah tangga, tentang masakan dan segala macam hal yang bisa dibahas.
Sewaktu anakku yang kedua, Tio kena sakit (untuk kedua kalinya) campak, aku cari info dengan bertanya ke milis, apakah memang mungkin balita yang sudah pernah campak dapat terkena lagi. Jawaban yang aku terima datang dari mama kavin, yang mengatakan bahwa kemungkinan yang diderita anakku itu bukan campak tapi roseola. Walaupun berbeda nama tapi penanganannya sama seperti campak dan tidak perlu obat serta bercak-bercak yang ditimbulkan itu tidak menyebabkan gatal bagi si penderita akan hilang dalam waktu 3-7 hari setelah demamnya turun. Wah tambah lagi ilmuku tentang kesehatan balita, jadinya aku tidak terlalu cemas dalam menghadapi anak sakit.
Ada info lain yang aku dapat di milis WRM, tentang gigi. Ternyata aku terlambat dalam merawat gigi anak-anakku terutama untuk anakku yang nomor satu, Nadhif. Hingga saat ini aku belum bisa untuk menghentikan kebiasaan Nadhif untuk tidur sembari minum susu dari botol hingga ia tertidur. Dan akibatnya sekarang gigi Nadhif mengalami keropos akibat sisa susu yang tertinggal di gigi. Sudah dibawa ke dokter gigi, tapi dokter tidak bisa berbuat apapun untuk memperbaiki gigi Nadhif yang keropos. Yah apa boleh buat, aku musti menunggu sampai usia pergantian gigi susu menjadi gigi tetap nanti saat Nadhif berusia sekitar 6 tahun…..lama amat ya. Dan jika saat itu datang, semoga gigi tetap pengganti gigi susunya bagus tidak terpengaruh dengan bentuk gigi bayinya.
Satu lagi info yang aku dapat dari milis yang berkaitan dengan gigi adalah tentang bahaya fluoride yang terdapat dalam pasta gigi. Ternyata untuk sikat gigi tidak perlu menggunakan banyak pasta, cukup secuil sebesar biji kacang kedelai. Padahal bagi anakku Tio, pasta gigi anak-anak yang biasanya beraroma buah, diibaratkan permen dan untuk hal ini sudah aku tekankan ke asisten di rumah untuk tidak menggunakan banyak-banyak saat menyikat gigi.
Satu lagi sumber pengetahuan dari dunia maya tentang perkembangan anak aku dapat dari website : www.keepkidshealthy.com. Di website ini aku mendapatkan info tahapan perkembangan mulai dari bayi lahir hingga usia sekolah. Website ini juga tempat aku mencari informasi selain dari milis WRM, tapi tetap saja pada prakteknya informasi dari pengalaman orang lain lebih enak dibaca dan diterapkan serta disesuaikan dengan kondisi pertumbuhan dari masing-masing anak.
Ada hal lucu tentang potty training. Kalau membaca postingan di milis WRM, kebanyakan mommies mulai mengajarkan potty training untuk buah hatinya saat mulai bisa berjalan, sedangkan saya baru mengajarkan potty training saat Nadhif berusia jelang 3 tahun. Telat…bisa dibilang begitu, tapi menurut saya potty training diajarkan tergantung dari kesiapan sianak. Alhamdullilah sejak umur 3 tahun Nadhif (sekarang 4 tahun) sudah bisa untuk BAK dan BAB di kamar mandi. Sedangkan Tio (2,5 tahun) adiknya sudah bisa untuk BAK tapi untuk BAB, dia masih belum mau diduduki di pispot, maunya mojok di sudut ruangan dengan menggunakan popok sekali pakai dan biasanya malam hari ….. ini pe-er untuk saya sebagai ibunya untuk mengajarkan BAB pada tempatnya.
Ada satu hal yang belum bisa aku terapkan ke buah hatiku, tentang makanan. Picky eater itu istilah yang digunakan untuk anak yang memilih dalam hal makanan. Nadhif, kalau makan milih sekali, paling suka dengan telur dadar tapi tidak suka sama sekali dengan sayuran. Aku sudah mencoba saran dari mommies untuk memvariasikan masakan, tetap saja masih milih. Kalau tidak cocok dengan makanannya, nasi putih plus kerupuk tidak masalah, benar-benar tidak 4 sehat nih. Terakhir kalau kepepet, dia mau juga makan ayam goreng. Beda dengan adiknya yang suka mencoba semua jenis makanan.
Terakhir yang belum aku prakteknya adalah tentang sunat untuk anak laki-laki. Berhubung anakku laki-laki semua jadinya aku musti mempersiapkan diri untuk mencari tahu tempat-tempat dokter yang dapat melaksanakan sunat dan bagaimana cara merawatnya, nantilah jika waktunya tiba baru cari-cari tahu di milis WRM.
Kebanggaanku bergabung di milis WRM, milis ini sudah mengadakan seminar online 3x tentang tumbuh kembang anak dengan nara sumber yang berdomisili di luar Indonesia. Banyak informasi dari makalah yang dibagikan dan pertanyaan berbobot dari peserta yang mengikuti seminar ini. Dari hasil seminar dibuat rangkuman pertanyaan dan penjelasan dari setiap sesi yang dapat dibaca di setiap kesempatan. Dan itu berguna sekali apabila saat seminar berlangsung kita tidak dapat mengikutinya.
Intinya ikut milis WRM, pengetahuanku untuk berbagai hal terutama tentang tumbuh kembang anak bertambah banyak. Terima kasih buat moderator yang telah menghidupkan milis ini dan juga para anggota milis yang saling membantu memberikan informasi berharga dari setiap topik yang ditanyakan. Bravo WRM, semoga makin nyata memberikan yang terbaik untuk kami warga milis WRM.
Jakarta, 8 Februari 2006
Foto: Dokumentasi WRM - Reka & Kid
Peranan Orangtua dan Praktisi Dalam Membantu Tumbuh Kembang Anak Berbakat Melalui Pemahaman Teori & Trend Pendidikan (Ebook WRM Indonesia, 2006)
Nara sumber:
Adi D. Adinugroho M.A.
Dr. Julia Maria van Tiel
Penerbit: We R Mommies Indonesia (2006)
Hal yang perlu diingat adalah kita tidak bisa menciptakan, mempercepat maupun mengabaikan tahapan kesiapan anak di dalam proses tumbuh kembang. Kesiapan dan percepatan tumbuh kembang anak merupakan suatu keunikan individu.
Lalu apa yang bisa kita perbuat untuk membantu tumbuh kembang anak? Caranya bagaimana? Temukan jawabannya di Ebook WRM Indonesia!