"Sabar ya nak, kuat ya nak...." Saya jadi ingat kata-kata itu yang saya ucapkan berkali-kali di perjalanan dari rumah ke UGD rumah sakit, pertengahan tahun lalu. Sambil menyetir, saya panggil nama si bungsu Raffin terus menerus, berharap dengan mendengar namanya dipanggil, dia akan selalu berada di atas ambang sadar. Saya tidak tahu apakah dia mendengar atau tidak. Tidak ada respon sama sekali dari si kecil yang lincah ini."Sabar ya nak, kuat ya nak..." Mungkin ini juga yang tidak bosan-bosan dibisikkan oleh Vita kepada putranya Benneth. Atau bahkan lebih dari itu, dalam kondisi kritis berhari-hari, lebih banyak lagi kata-kata yang diucapkan Vita pada Benneth. Mengajaknya mengobrol seperti saat-saat sebelum musibah ini terjadi.Dan saat siang ini Benneth berpulang, saya hanya bisa bisikkan melalui doa,"Engkau telah bersabar, dan engkau adalah anak yang kuat. Allah menginginkan Benneth sembuh dalam pelukanNya." FLY
by Celine Dion
Fly, fly little wing
Fly beyond imagining
The softest cloud,
the whitest dove
Upon the wind of heavens love
Past the planets and the stars
Leave this lonely world of ours
Escape the sorrow and the pain
And fly again.
Fly, fly precious one
Your endless journey has begun
Take your gentle happiness
Far too beautiful for this
Cross over to the other shore
There is peace forever more
But hold this memory bittersweet
Until we meet.
Fly, fly do not fear
Don't waste a breath, don't shed a tear
Your heart is pure, your soul is free
Be on your way, don't wait for me
Above the universe you'll climb
On beyond the hands of time
The moon will rise, the sun will set
But I won't forget.
Fly, fly little wing
Fly where only angels sing
Fly away the time is right
Go now, find the light.
Untuk Vita, seorang teman maya yang belum pernah saya "kenal". Satu-satunya yang membuat saya begitu 'terlibat' dalam pergulatannya, adalah perasaan ibu yang harus mendampingi anaknya di saat-saat kritis...
Foto: Fly, fly little wing